Anak Harimau Putih Langka Mati, Diduga Terinfeksi Covid 19

Darrel - 16/02/2021
Anak Harimau Putih Langka Mati, Diduga Terinfeksi Covid 19
 - (Darrel)
Penulis
|
Editor

Darrel.id – Dua ekor anak harimau putih di kebun binatang Pakistan mati karena tertular Covid-19. Menyadur Hindustan Times Senin (15/02), anak harimau yang langka itu baru berusia 11 minggu.

Anak harimau itu mati pada 30 Januari dan sebelum didiagnosa Covid-19, harimau mungil ini sedang menjalani perawatan untuk virus panleukopenia kucing.

Pejabat kebun binatang Lahore mengatakan, virus panleukopenia sudah umum dijumpai di pakistan dan menargetkan sistem kekebalan pada tubuh kucing.

Namun ketika melakukan otopsi, ditemukan bawa paru-paru mereka rusak parah karena infeksi yang cukup berat. Ahli patologi kemudian menyimpulkan harimau ini mati karena Covid-19.

Meskipun tidak ada tes PCR untuk virus corona baru, wakil direktur kebun binatang Kiran Saleem mengatakan bahwa yakin ‘anak-anaknya’ adalah korban pandemi yang telah menewaskan 12.256 orang di negaranya.

“Setelah kematian mereka, administrasi kebun binatang melakukan tes terhadap semua petugas, dan enam dinyatakan positif, termasuk satu petugas yang menangani anak-anaknya,” kata Saleem.

“Ini memperkuat temuan otopsi. Anak-anaknya mungkin sudah tertular virus dari orang yang menangani dan yang memberi mereka makan.”

Sebelumnya, kebun binatang ini sudah menarik perhatian aktivis hewan karena ratusan binatang di sana banyak yang mati dikarenakan buruknya penanganan.

“Dua anak harimau putih terakhir telah mati di kebun binatang Lahore dan sekali lagi kelalaian manajemen dan pihak berwenang muncul,” kata Zufishan Anushay, pendiri Justice for Kiki Animal Rescue And Shelter.
“Harimau putih itu sangat langka dan membutuhkan habitat dan lingkungan khusus untuk hidup sehat. Dengan mengurung mereka dalam kondisi tidak higienis tanpa pengaturan medis, kami akan terus menyaksikan kejadian ini.”

“Covid-19 adalah virus baru dan dunia memang sudah membuat kebijakan untuk manusia. Seharusnya tidak melupakan hewan juga di toko hewan peliharaan, kebun binatang dan bahkan di mana pun.”

Saleem menolak tuduhan pengabaian di kebun binatang, mengatakan kepada Reuters bahwa aktivis hak hewan dipersilakan untuk mengunjungi dan memeriksa sendiri protokol keselamatan dan kebersihan fasilitas itu. (sa)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X