Dendam Lama Sering Dipelonco, Murid Tusuk Guru Bela Dirinya Hingga Tewas

Darrel - 01/03/2021
Dendam Lama Sering Dipelonco, Murid Tusuk Guru Bela Dirinya Hingga Tewas
 - (Darrel)
Penulis
|
Editor

Darrel.id – Gara-gara terbakar dendam lama sering dipelonco, seorang warga Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, tega membunuh guru bela dirinya. Pelaku akhirnya ditangkap setelah sempat melarikan diri ke daerah Sekupang, Kepulauan Riau.

Kasatreskrim Serang Kota AKP M Nandar mengatakan, kasus pembunuhan tersebut terjadi pada 15 Januari 2021 di Baros. Saat itu, korban bernama Ato atau Suparta, warga Kecamatan Baros, terlibat cekcok dengan pelaku berinisial A.

Pelaku yang emosi dan dendam mengingat dulu sering jadi korban perpeloncoan guru bela dirinya itu akhirnya mencabut pisau yang disimpan di pinggang. Pelaku menusukkan pisau tepat di ulu hati korban hingga tewas.

“Hubungan pelaku dan korban ini murid dan guru bela diri. Pelaku dulu sering dipelonco. Itu jadi salah satu dasar pelaku cekcok dan emosi hingga menusuk korban. Korban mengalami luka tusukan di ulu hati yang menyebabkan meninggal dunia,” kata AKP M Nandar, Senin (1/3/2021).

Setelah membunuh guru bela dirinya, pelaku awalnya melarikan diri ke arah Lampung. Pelaku lalu melanjutkan perjalanan ke Riau dan menyeberang sampai ke Sekupang, Kepulauan Riau (Kepri), dengan modal nekat naik mobil.

Pengalamannya sebagai sopir yang hafal dengan trayek menuntunnya menyeberang pulau untuk menghilangkan jejak. Namun, upaya itu sia-sia. Tim Reskrim Polres Serang Kota dengan mudah menangkapnya saat tertidur lelap di sebuah masjid di Sekupang.

“Alhamdulilah tim kami berhasil mengamankan pelaku di wilayah Sekupang pada 28 Februari. Pelaku tidur di masjid tanpa perlawanan. Pelaku bersikap kooperatif,” katanya.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa pisau yang digunakan untuk menusuk gurunya. Polisi juga mengamankan sebilah kayu yang dipakai pelaku untuk memukul korban. “Kami juga mengamankan barang bukti pakaian korban yang masih ada bercak darahnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Polisi Ringkus Ringkus Pelaku Penganiayaan dengan Membakar korbannya

Menurut AKP Nandar, saat ini pelaku telah ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Polisi juga masih melakukan pendalaman dan akan memeriksa kondisi kejiwaan pelaku karena ada informasi menyebutka A mengalami depresi. “Memang informasinya seperti itu (depresi). Kami masih mendalami pemeriksaan yang dilakukan ahli psikologi,” tuturnya. (in)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X