Karena Sakit Hati, Kuli Bangunan ini Habisi Nyawa Pasutri WNA Dengan Kapak

Darrel - 15/03/2021
Karena Sakit Hati, Kuli Bangunan ini Habisi Nyawa Pasutri WNA Dengan Kapak
 - (Darrel)
Penulis
|
Editor

Darrel.id – Sakit hati diduga menjadi motif seorang kuli bangunan berinisial WA (22) di kawasan Tangeran Selatan hingga nekat menghabisi pasutri asal Jerman bernama Kurt Nonnenmache (84) dan Naomi Simanungkalit (53). Motif itu terungkap setelah polisi membekuk WA.

Kedua korban dihabisi nyawanya oleh tersangka dengan sebilah kapak. WA mengaku sakit hati lantaran kerap dihina pasutri itu dan diperlakukan tidak sopan sejak bekerja di rumah korban pada 22 Februari 2021.

Tak sampai sebulan bekerja, tersangka diberhentikan alias dipecat oleh korban pada 8 Maret 2021.

“Tersangka merasa sakit karena sering dihina dengan kata-kata kasar dan sering ditunjuk-tunjuk dengan menggunakan kaki oleh NS (Naomi Simanungkalit) dan ditampar sebanyak dua kali oleh KEN (Kur Nonnenmache) ,” kata Iman kepada wartawan, Minggu (14/3/2021).

Usai melakukan aksi pembunuhan sadis itu, WA sempat menjadi buronan polisi. Tersangka baru ditangkap usai melarikan diri ke rumahnya di Legok, Tangerang, Banten. Setibanya di rumah, WA berganti pakaian dan langsung pergi ke stasiun Kota Jakarta untuk menuju rumah saudaranya di Tambun Utara, Bekasi.

Namun, upaya menghilangkan jejak yang dilakukan WA sia-sia. Dia ditangkap oleh anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tangerang Selatan pada Sabtu (13/3) kemarin sore.

“Ditangkap sekitar pukul 15.30 WIB setelah selesai memperbaiki sebuah pompa milik warga,” ungkap Iman.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya itu, kini WA telah meringkuk di sel tahanan Polres Tangsel.

Sebelumnya, kasus tewasnya pasutri WN Jerman di kawasan Serpong, Tangsel sempat menggegerkan warga setempat.

Kurt ditemukan tewas dengan sejumlah luka bacok. Sementara sang istri yang sempat mengalami kritis, akhirnya menghembuskan napas terakhir ketika sudah dievakuasi ke rumah sakit. (mh)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X