Mengaku Berpangkat AKBP, Ternyata Menipu Hingga Ratusan Juta

Darrel - 29/01/2021
Mengaku Berpangkat AKBP, Ternyata Menipu Hingga Ratusan Juta
 - (Darrel)
Penulis
|
Editor

Darrel.id – RMF alias SH (34), polisi gadungan yang mengaku berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) ditangkap Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, lantaran melakukan kasus penipuan. Korban berinisial S mengalami kerugian hingga Rp 140 juta.

“Modus operandinya adalah menjadi polisi gadungan pangkatnya AKBP. Jadi orang ini mengaku polisi berdinas di Mabes Polri dan punya jaringan sampai ke Bank Dunia, bisa meminjamkan uang dengan persyaratan yang sangat mudah, tapi harus memiliki agunan berupa sertifikat. Tersangka ini berinisial RMF alias SH,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (28/1/2021).

Dikatakan Yusri, kronologi penipuan bermula ketika tersangka menyampaikan kepada korban S bisa membantu meminjamkan modal usaha melalui Bank Dunia sebesar Rp 3 miliar dengan agunan sertifikat properti. Namun, karena korban tidak memiliki sertifikat properti tersangka kemudian menawarkan pembelian satu unit apartemen senilai Rp 700 juta.

Yusri menambahkan, dengan bujuk rayunya, tersangka meminta korban membayar uang muka saja sebesar Rp 150 juta, dan nanti foto kopi sertifikat apartemen bisa dipakai untuk agunan pinjaman Bank Dunia.

“Jadi dia merayu, menjanjikan untuk membantu pembelian satu unit apartemen Bassura City seharga Rp 700 juta, cukup dengan membayar DP Rp 150 juta nanti akan keluar dokumennya dan itu bisa digadaikan dan mencairkan uang di Bank Dunia sebesar Rp 3 miliar. Ini rayuan yang disampaikan kepada korbannya. Korban kemudian bersedia dengan mencicil beberapa kali sampai Rp 140 juta,” ungkapnya.

Yusri menyampaikan, karena merasa curiga, pada tanggal 21 Januari 2021, korban melakukan pengecekan dan mendapatkan informasi kalau Bank Dunia itu tidak bisa memberikan pinjaman secara langsung kepada individu. Korban kemudian menelusuri kebenaran apakah RMF merupakan anggota polisi berpangkat AKBP dan berdinas di Mabes Polri. Ternyata tidak benar, dan korban langsung membuat laporan polisi.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Paspampres Gadungan,10 Kali Tipu Korban dan Airsoft Gun untuk Gaya-gayaan

“Dalam waktu dua hari tim berhasil mengamankan tersangka, dilakukan penggeledahan di rumah dan ditemukan pakaian Polri yang digunakan untuk meyakinkan korbannya. Jadi dia adalah pengangguran. Ini kita masih proses yang bersangkutan, kami masih mendalami apakah ada korban lain karena menurut keterangan korban ini dia sangat pintar sekali untuk bisa merayu korban dengan akalnya dia. Kalau ada korban lain silakan melaporkan ke Polda Metro Jaya,” katanya.

Yusri mengungkapkan, tersangka yang merupakan pecatan anggota Polri itu mendapatkan pakaian dinas dan tanda pangkat dengan cara membeli di Pasar Senen.

“Yang bersangkutan ini merupakan pecatan Polri, Polda Sumsel berpangkat Briptu. Kasusnya tidak pernah masuk kantor atau disersi,” jelasnya.

Menurut Yusri, penyidik juga menemukan satu pucuk senjata airsoft gun. Saat ini, penyidik masih mendalami untuk apa senjata itu, termasuk dari mana asalnya.

“Tersangka dikenakan Pasal 378 KUHP dan atau pasal 372 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 4 tahun,” tandasnya. (bs)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X