Menu

Mode Gelap

News · 25 Feb 2022 17:01 WIB ·

Gempa di Pasaman dan Pasaman Barat, 6 meninggal termasuk 2 anak-anak, 20 luka-luka – apa yang sejauh ini kita ketahui?


 Puluhan korban gempa telah dirujuk ke Rumah Sakit Yarsi Simpang Empat. Di antara korban luka-luka ada yang menderita patah tulang. (antara foto)
Perbesar

Puluhan korban gempa telah dirujuk ke Rumah Sakit Yarsi Simpang Empat. Di antara korban luka-luka ada yang menderita patah tulang. (antara foto)

Kepala BMKG, Dwikorina Karnawati, mengungkapkan bahwa gempa bermagnitudo 6,1 (sebelumnya disebut 6,2) terjadi pada pukul 08.39 WIB tepatnya di darat pada jarak 17 km Timur Laut Pasaman Barat dengan kedalaman 10 km.

Gempa 6,1 ini disertai sedikitnya 15 gempa susulan. BMKG mengungkapkan masih ada gempa susulan selama 1-2 hari ke depan walau bermagnitudo rendah.

Maka Dwikorita mengimbau penduduk untuk waspada. “Warga dengan rumah yang rusak atau sudah miring agar segera menjauh. Begitu pula dengan yang tinggal di tebing untuk juga menjauh karena gempa susulan bisa berpotensi longsor.

Puluhan rumah roboh, rumah sakit kewalahan

Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi, mengungkapkan gempa pagi tadi telah merobohkan ratusan rumah.

“Daerah terparah yang mengalami kerusakan yaitu Nagari Kajai di Kecamatan Talamau dan Nagari Kinali,” kata Bupati seperti dikabarkan Antara. Jajarannya telah dikerahkan untuk evakuasi dan penanganan lebih lanjut dan membuat posko.

Puluhan korban gempa telah dirujuk ke Rumah Sakit Yarsi Simpang Empat. Di antara korban luka-luka ada yang menderita patah tulang.

Pihak rumah sakit, walau terus memberi pelayanan maksimal, mengaku kewalahan menerima pasien korban gempa karena terbatasnya ruangan dan tenaga, ungkap Direktur RS Yarsi Simpang Empat Meri Erliza, seperi dikutip Antara.

Laporan sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di wilayah Provinsi Sumatra Barat menyebutkan guncangan dirasakan kuat 3 – 5 detik di Kabupaten Pasaman Barat. Durasi. Laporan sementara, lokasi yang terdampak parah berada di Kecamatan Talamau, Pasaman Barat.

Pascagempa, personel BPBD Pasaman Barat segera melakukan pemantauan dampak gempa. Kekuatan guncangan yang sama juga dirasakan warga di Kabupaten Pasaman. Guncangan kuat mengakibatkan masyarakat panik dan keluar rumah.

“Sejumlah kerusakan terjadi di kabupaten tersebut, seperti fasilitas pendidikan dan rumah warga. Namun demikian BNPB masih melakukan koordinasi lebih lanjut dengan BPBD setempat terkait dampak gempa,” ungkap siaran pers BNPB.

Pada Kabupaten Limapuluh Kota, gempa dirasakan kuat oleh warga selama 2 hingga 5 detik. Laporan sementara ada kerusakan rumah warga di dua kecamatan, yaitu di Kecamatan Bukit Barisan dan Kecamatan Gunung Ameh. BNPB juga masih melakukan konfirmasi terhadap informasi ini.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 68 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Komnas HAM Sebut Keterlibatan Oknum TNI-Polri di Kasus Kerangkeng Manusia Bupati Langkat

2 Maret 2022 - 19:17 WIB

Masyarakat membantu pasien yang berada di kerangkeng untuk merusak jeruji besi di belakang rumah Bupati Langkat beberapa waktu lalu

Puas Menganiaya, Pria di Taput akhiri hidupnya dengan Tenggak racun

25 Februari 2022 - 16:21 WIB

Baku Tembak dengan TPNPB, Dua Prajurit TNI Dilaporkan Tewas

27 Januari 2022 - 10:11 WIB

Kapendam Cenderawasih Kolonel Inf Aqsha Erlangga

Polisi Ringus Pelajar SMA dan ASN yang terlibat dalam Pembobolan Brankas KPU

27 Januari 2022 - 09:59 WIB

ils: brankas

Diduga Pakai Bahan Ayam Tiren, Produsen Bakso di Bantul diamankan

23 Januari 2022 - 05:13 WIB

ils Bakso

Mengerikan! CCTV Detik-detik Kecelakaan Maut Truk Tronton di Balikpapan

21 Januari 2022 - 03:33 WIB

Foto: Rekaman CCTV detik-detik kecelakaan maut truk tronton tabrak sejumlah pengendara di Balikpapan, Kaltim
Trending di News